STI: SUZUKI THUNDER INDONESIA
Silahkan melakukan registrasi dan login . . .

Forum ini terbuka untuk tiap komunitas dan klub moto Suzuki Thunder, anggota STI ataupun bukan, dan tak tertutup untuk komunitas dan klub moto non Suzuki Thunder. Silahkan bergabung dan berbagi disini.

Spanduk iklan tak ditampilkan lagi setelah login.

Administrator



 
BerandaPortalIndeksSitusBlogFaceBookHuMasHuMasInfoHuMasFriendsterBeritaGalleryCalendarFAQPencarianRSSBikersGuideMotorPlusOtomotifNetLoginPendaftaran

Share | 
 

 LALULINTAS: Mencegah Kecelakaan BerSepedaMotor

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Thunder Rider
Admin | WebMaster
Admin | WebMaster


Pembina Total Posan : 169
Reputasi : 22
Poin Brogader : 2715
Sejak : 21.06.10
Domisili : Parung. Bogor | BojongSari. Depok
Komunitas|Klub : KOSTER
Moto :
  • Thunder 125
Warna :
  • Silver
Tahun :
  • 2006
Hobi : 1001
Slogan : Bravo STI
Komentar : Bergabunglah-di-STI

PostSubyek: Re: LALULINTAS: Mencegah Kecelakaan BerSepedaMotor   2010-07-12, 17:31

MENCEGAH KECELAKAAN BERSEPEDAMOTOR [1]

(C) 2008—2010 — E1 KOSTER 0115 Thunder Rider


BAGIAN SATU
___________


BERSEPEDAMOTOR, AKTIVITAS PALING BERBAHAYA DI BUMI INI

Berdasarkan fakta dan catatan rekaman kecelakaan di seluruh dunia, berkendaraan bermotor di jalan raya adalah aktivitas rutin paling berbahaya di Bumi ini, dan diantara semua jenis kendaraan bermotor darat, berspdmotor adalah yg paling riskan. Tak ada aktivitas lain seberbahaya ini.

Angka kecelakaan kendaraan bermotor, terutama spdmotor, menduduki peringkat tertinggi dibanding kecelakaan kereta-api, kapal-udara dan kapal-laut, dan jauh diatas angka kecelakaan dlm proyek dan pabrik industri, bahkan sangat jauh lbh tinggi drpd olahraga resiko-tinggi (high-risk sports) spt terjun-payung dan selam, dan bahkan, angka kecelakaan spdmotor jauh lbh tinggi drpd kecelakaan mobil.

Meski demikian, pengendara kendaraan bermotor, terutama spdmotor makin hari makin banyak, krn kendaraan bermotor sdh menjadi alat transportasi pokok dunia modern. Celakanya kebanyakan org memacu kendaraan dgn kelajuan tinggi, berpacu dgn waktu, utk segera sampai ke tujuan. Dan disinilah kecelakaan lalulintas terjadi.

. . .


_________________________________________________

(C) 2008-2010 - E1 KOSTER 0115 Thunder Rider

HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.
Kembali Ke Atas Go down
http://sti.thunder.or.id
Thunder Rider
Admin | WebMaster
Admin | WebMaster


Pembina Total Posan : 169
Reputasi : 22
Poin Brogader : 2715
Sejak : 21.06.10
Domisili : Parung. Bogor | BojongSari. Depok
Komunitas|Klub : KOSTER
Moto :
  • Thunder 125
Warna :
  • Silver
Tahun :
  • 2006
Hobi : 1001
Slogan : Bravo STI
Komentar : Bergabunglah-di-STI

PostSubyek: Re: LALULINTAS: Mencegah Kecelakaan BerSepedaMotor   2010-07-12, 17:33

MENCEGAH KECELAKAAN BERSEPEDAMOTOR [2]

(C) 2008—2010 — E1 KOSTER 0115 Thunder Rider


BAGIAN DUA
___________


MANAJEMEN RESIKO BERKENDARAAN

Diantara sekian banyak pengendara, saya dan anda mungkin adalah satu diantaranya. Yg ingin saya sampaikan adalah bahwa, utk melakukan aktivitas resiko tinggi, spt mengendarai spdmotor, mencegah terjadinya kecelakaan, anda harus menguasai betul apa yg disebut sbg manajemen resiko (risk management).

Selama berthn2, saya adalah penggemar olahraga resiko tinggi, spt terjun-payung, selam, balap mobil dan motor. Meski demikian, sy hampir2 tak pernah mengalami kecelakaan. Kalau pun pernah, hanya kecelakaan kecil, tanpa luka atau berdarah, alias tdk fatal. Kuncinya hanyalah bahwa saya selalu melakukan aktivitas dgn perhitungan matang dan manajemen resiko.

Berdasarkan pd statistik, hasil penelitian lapangan, fakta dan data, kecelakaan apa pun, 90% lbh adalah krn faktor manusia (human factor) alias kekeliruan manusia (human error). Jadi pertama dr semua adalah bahwa anda harus membekali diri dgn pengetahuan, keahlian, dan keterampilan tinggi dlm melakukan aktivitas apa pun, apalagi aktivitas beresiko tinggi. Krn berspdmotor di jalan raya tlh dinyatakan sbg aktivitas paling berbahaya, sbg biker anda harus melengkapi diri dgn pengetahuan, keahlian, dan keterampilan tinggi dlm mengendari spdmotor.

Ttg manajemen resiko, sedikit-banyak tlh saya kupas dlm artikel [ silahkan klik taut berikut ]:
  • KALKULASI, ESTIMASI, PREDIKSI, . . . DAN . . . MANAJEMEN RESIKO . . .

  • MOTO-TOURING MANAGEMENT

Berikut adalah bbrp informasi lapangan, serta tip dan trik menghadapi bbg kemungkinan kecelakaan lalu-lintas dlm berspdmotor, dan bgmn mengelola resiko berkendaraan di jalan raya. Semoga berguna . . .

. . .
Kembali Ke Atas Go down
http://sti.thunder.or.id
Thunder Rider
Admin | WebMaster
Admin | WebMaster


Pembina Total Posan : 169
Reputasi : 22
Poin Brogader : 2715
Sejak : 21.06.10
Domisili : Parung. Bogor | BojongSari. Depok
Komunitas|Klub : KOSTER
Moto :
  • Thunder 125
Warna :
  • Silver
Tahun :
  • 2006
Hobi : 1001
Slogan : Bravo STI
Komentar : Bergabunglah-di-STI

PostSubyek: Re: LALULINTAS: Mencegah Kecelakaan BerSepedaMotor   2010-07-12, 17:38

MENCEGAH KECELAKAAN BERSEPEDAMOTOR [3]

(C) 2008—2010 — E1 KOSTER 0115 Thunder Rider


BAGIAN TIGA
__________


MENGAPA SAFETY RIDING?

Program safety riding | driving [ mengemudi | berkendara dgn selamat], yg kini sedang digalakkan pd intinya mengajak seluruh pengendara|pengemudi kendaraan bermotor agar lbh disiplin di jalan raya. Krn dgn disiplinnya para pengendara|pengemudi kendaraan bermotor, maka kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu-lintas akan bisa diminimasi. Dan dgn program safety riding | driving, diharapkan para pengguna jalan lbh displin lagi.

Banyak pengguna spdmotor tiap thnnya bertambah. Terbukti pd jam berangkat dan pulang kantor spdmotor memenuhi hampir tiap bagian jalan. 35 juta spdmotor di jalan menjadi faktor utama sgh terjadinya kecelakaan. Populasi kendaraan bermotor pd tahun 2007 sebanyak 45 juta unit, akan menjadi 50 juta unit di tahun 2008, di seluruh Indonesia.

Diperkirakan sebanyak 75% kecelakaan dikarenakan oleh kendaraan roda-dua. Setidaknya itulah analisa yg diwacanakan dlm acara Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) dgn tema "Transportation Outlook 2008: Keselamatan", yg digelar di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa 22 Januari 2008 lalu.

Saat ini terdapat sekitar 45 juta unit kendaraan bermotor yg berlalu-lalang di jalan raya di seluruh Indonesia. Sebanyak 80% diantaranya adalah spdmotor. Dr sekian banyak kendaraan di jalanan, 15% diantaranya berada di Jakarta. Angka ini secara persentasi mengalami penurunan. Thn2 seblmnya banyak kendaraan bermotor di Jakarta sekitar 20% s/d 25% dr total kendaraan bermotor nasional. Namun terjadi penurunan persentas1 akibat banyak kendaraan di daerah semakin meningkat.

Bbg artikel ttg safety riding | driving, bisa dilihat dlm artikel [ silahkan klik taut berikut ] :
  • SAFETY RIDING . . .


. . .
Kembali Ke Atas Go down
http://sti.thunder.or.id
Thunder Rider
Admin | WebMaster
Admin | WebMaster


Pembina Total Posan : 169
Reputasi : 22
Poin Brogader : 2715
Sejak : 21.06.10
Domisili : Parung. Bogor | BojongSari. Depok
Komunitas|Klub : KOSTER
Moto :
  • Thunder 125
Warna :
  • Silver
Tahun :
  • 2006
Hobi : 1001
Slogan : Bravo STI
Komentar : Bergabunglah-di-STI

PostSubyek: Re: LALULINTAS: Mencegah Kecelakaan BerSepedaMotor   2010-07-12, 17:42

MENCEGAH KECELAKAAN BERSEPEDAMOTOR [4]

(C) 2008—2010 — E1 KOSTER 0115 Thunder Rider


BAGIAN EMPAT
____________


SEPEDAMOTOR MEMILIKI ANDIL TERBESAR DALAM KECELAKAAN LALU-LINTAS

Spdmotor disebut faktor utama sebagai penyumbang terbanyak pd kecelakaan lalu-lintas, krn lbh 60% kecelakaan ternyata melibatkan spdmotor. Di jalanan, pengemudi spdmotor dan mobil saling bersaing. Pengendara mobil mendukung, jika ada, pengurangan atau pun pembatasan kendaraan roda-dua. Entah benar atau tidak, yg jelas MTI menyesalkan banyaknya kendaraan bermotor di jalanan tiap harinya. Utk menekan laju kepemilikan kendaraan bermotor, salah satu caranya adlah dgn menaikkan pajak kendaraan bermotor sgh 2x lipat. Diharapkan, siapapun yg ingin memiliki kendaraan bermotor akan berpikir ulang.

Namun menurut saya, usulan menaikkan pajak kendaraan bermotor adalah satu kekeliruan besar, krn angka kecelakaan lalu-lintas bukan bergantung pd banyaknya kendaraan bermotor di jalan raya, tapi pd faktor manusianya, bgmn org mengemudikan kendaraan di jalan raya, mematuhi rambu-rambu lalu-lintas, memperhatikan hak para pengendara lain dan hak para pejalan-kaki.

Ada bbrp hal atau faktor yg bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu-lintas di jalan raya. Faktor-faktor tsb antara lain adalah faktor manusia (human factor) yg lbh dikenal sbg kekeliruan manusia (human error), faktor kendaraan, faktor jalan, dan faktor alam atau cuaca. Namun, fakta dan data menunjukkan bahwa yg paling tinggi sbg penyebab terjadinya kecelakaan lalu-lintas, kebanyakan adalah faktor manusia, yg menujukkan rendahnya displin para pengguna jalan.

. . .
Kembali Ke Atas Go down
http://sti.thunder.or.id
Thunder Rider
Admin | WebMaster
Admin | WebMaster


Pembina Total Posan : 169
Reputasi : 22
Poin Brogader : 2715
Sejak : 21.06.10
Domisili : Parung. Bogor | BojongSari. Depok
Komunitas|Klub : KOSTER
Moto :
  • Thunder 125
Warna :
  • Silver
Tahun :
  • 2006
Hobi : 1001
Slogan : Bravo STI
Komentar : Bergabunglah-di-STI

PostSubyek: Re: LALULINTAS: Mencegah Kecelakaan BerSepedaMotor   2010-07-12, 17:46

MENCEGAH KECELAKAAN BERSEPEDAMOTOR [5]

(C) 2008—2010 — E1 KOSTER 0115 Thunder Rider


BAGIAN LIMA
___________


FAKTA DAN DATA KECELAKAAN LALU-LINTAS

Berdasarkan data penelitian, frekuensi kecelakaan tinggi terjadi pd Senin-Selasa, utk kemudian menurun. lalu meningkat lagi pd Jum'at dan Sabtu. Antara jam 11:00-15:00 merupakan waktu dgn frekuensi kecelakaan paling tinggi. Frekuensi terendah adalah pd pukul 23:00-01:00. Kebanyakan kecelakaan justeru terjadi di jalan lurus atau jalan protokol. Tabrakan antara kendaraan bermotor dgn pejalan-kaki terjadi sekitar 15%, dimana 16% lbh adalah kasus "tabrak lari". Pengemudi yg mengalami kecelakaan 50% berusia antara 20-30 thn, dan 93,2% adalah pria. Hampir 50% pengemudi yg mengalami kecelakaan mempunyai SIM msh berlaku. Sebagian besar kecelakaan, lbh 90%, disebabkan faktor perilaku manusia atau kesalahan manusia alias human error.

Angka kecelakaan tertinggi utk kendaraan bermotor adalah antara usia 17-25 thn. Alasannya, utk rangkum usia ini, rata2 org msh blm matang secara mental dan emosional, kurang bijak dan tdk sigap dlm mengambil keputusan dlm waktu singkat, terutama dlm keadaan darurat, dan tentu krn jam terbang juga msh sangat rendah.

Data angka kecelakaan WHO, rata2 1,2 juta org tewas di seluruh dunia krn kecelakaan lalu-lintas per thn. Utk Indonesia, rerata sekitar 30 ribu org per thn, selama 10 thn terakhir.

Tiap thn lbh 1,2 juta org tewas di jalan raya. Tingginya angka korban tewas di jalan ini juga memprihatinkan bbg perusahaan pembuat mobil dan spdmotor terkemuka dunia. Dr thn ke thn, bbg perusahaan tsb berupaya keras utk membuat kendaraan yg makin aman. Namun hal tsb ternyata blm cukup.

Data yg ada memperlihatkan bahwa, lbh dr 80 persen kecelakaan lalu-lintas terjadi krn faktor kesalahan manusia atau human-error, terutama krn pelanggaran peraturan lalu-lintas dan kelalaian atau kesembronoan pengemudi. Shg tak ada cara lain utk mengurangi korban tewas di jalan raya kecuali membina manusianya, dlm hal ini pengendara, termasuk diantaranya program pelatihan safety riding | driving.

Di Indonesia, dlm 10 thn terakhir, rerata terjadi 15.000 kecelakaan per thn, dgn korban meninggal dunia tak pernah bergeser dr angka 10.000 org. Tiap hari di Indonesia terdapat tak kurang 27 jiwa melayang sia-sia di jalan.

Data kecelakaan lalu-lintas yg dikeluarkan kepolisian menyebutkan bahwa, dlm satu thn sebanyak 32.000 org tewas di jalan akibat kecelakaan lalu-lintas, atau smdgn tiap hari sebanyak 87 org tewas di jalan akibat kecelakaan lalu-lintas.

Maka pemerintah akan memasukkan pentingnya keterampilan berkendaraan spdmotor, lajur khusus spdmotor, dan pembatasan penggunaan kendaraan bermotor kedlm Rancangan Undang-undang (RUU) Perhubungan yg dibahas sejak pertengahan 2007. 3 faktor ini diharapkan bisa mengurangi angka kecelakaan lalu-lintas di jalan raya.

Korban meninggal dunia yg paling banyak adalah pengendara spdmotor, yakni sekitar 47%, dan penumpang kendaraan angkutan umum 24%. Ditinjau dr segi usia, 70% korban yg meninggal dunia dlm kecelakaan lalu-lintas adalah mrk yg usia produktiv, yakni 42% usia 22-30 thn dan 28% usia 31-40 thn.

Dr hasil identifikasi yg dilakukan POLRI, 91% penyebab kecelakaan adalah faktor manusia. Korban sering lepas kontrol, tak menjaga jarak aman, kurang antisipasi, dan kelelahan. Sementara itu, 5% disebabkan oleh faktor kendaraan seperti rem blong, ban pecah, dan 4% faktor jalan dan tikungan akibat kurang rambu-rambu dan jarak pandang yg tak memenuhi standar.

Perwakilan WHO di Kawasan Asia Tenggara menjelaskan bahwa di Asia Tenggara, sejak thn 2000 diperkirakan 350.000 org meninggal akibat kecelakaan di jalan dan diperkirakan 6,2 juta org terpaksa dirawat di rumahsakit akibat kecelakaan di jalan. Tiap jamnya ada sekitar 35 org meninggal dunia diantaranya. Biaya akibat kecelakaan di jalan di Asia Tenggara diperkirakan 15 miliar dolar AS per thn.

. . .

[ data kecelakaan ranmor dirangkum dari berbagai sumber ]
Kembali Ke Atas Go down
http://sti.thunder.or.id
Thunder Rider
Admin | WebMaster
Admin | WebMaster


Pembina Total Posan : 169
Reputasi : 22
Poin Brogader : 2715
Sejak : 21.06.10
Domisili : Parung. Bogor | BojongSari. Depok
Komunitas|Klub : KOSTER
Moto :
  • Thunder 125
Warna :
  • Silver
Tahun :
  • 2006
Hobi : 1001
Slogan : Bravo STI
Komentar : Bergabunglah-di-STI

PostSubyek: Re: LALULINTAS: Mencegah Kecelakaan BerSepedaMotor   2010-07-12, 17:50

MENCEGAH KECELAKAAN BERSEPEDAMOTOR [6]

(C) 2008—2010 — E1 KOSTER 0115 Thunder Rider


BAGIAN ENAM
___________


3 ASPEK YANG HARUS DIKETAHUI OLEH PENGENDARA KENDARAAN BERMOTOR
  • bahaya apa saja yg mengacam tiap saat dr segala arah di jalan raya, yg bisa membahayakan pengendara|pengemudi.
  • cara mengoperasikan kendaraan dgn baik dan benar, dan fungsi operasional peralatan kendali kendaraan.
  • membaca dan menginterpretasikan secara cepat dan tepat sikon dan peristiwa di jalan raya.



PENYEBAB UTAMA TERJADINYA KECELAKAAN LALU-LINTAS

Kecelakaan lalu-lintas dpt terjadi krn satu atau lbh faktor sbb,
  • faktor manusia,
  • faktor kendaraan,
  • faktor jalan, dan
  • faktor lingkungan,

namun yg paling menonjol adalah krn faktor manusia atau human error.

Jika msg2 faktor diatas diperinci lagi, maka dpt dinyatakan bahwa tingginya angka kecelakaan lalu-lintas, a.l., bergantung pd,

FAKTOR MANUSIA
  • pengetahuan dan kemampuan pengendara ttg 3 hal diatas
  • kemahiran operasional pengendara: kesigapan, refleks, dll.
  • keterampilan teknik dan seni berkendara pengendara: tingkat keterampilan, jam terbang, dll.
  • kondisi fisik dan psikis pengendara: kurang sehat, melamun, mengantuk, emosional: tertekan, marah, pengendara mabuk, krn mengkonsumsi miras atau narkoba.
  • kedisiplinan berlalu-lintas pengendara
  • pengendara tak menggunakan jalur semestinya: memotong grs pemisah, menggunakan bahu jalan atau trotoar, dll.
  • pengendara tak memelihara jarak aman: terlalu dekat dgn kendaraan lain.
  • pengendara mengemudikan kendaraan dlm kelajuan tinggi: terlampau laju.
  • dlsb.


FAKTOR KENDARAAN
  • kondisi kendaraan: tdk lengkap, tdk standar, bagian aus, rusak, gagal-fungsi, tdk laik jalan, dll.
  • ban slip.
  • ban pecah.
  • rem blong.
  • dlsb.


FAKTOR JALAN
  • kondisi jalan: menurun-mendaki, berkelok-kelok, miring, rusak, licin, banjir, dll.
  • situasi jalan: macet, ada keramaian, ada pembangunan, dll.
  • jembatan: rudak, ambruk, dll.
  • dlsb.


FAKTOR LINGKUNGAN
  • dampak cuaca: hujan, berkabut, dll.
  • jarak pandang pengendara terbatas atau tdk bebas | tdk leluasa.
  • genangan air, banjir, dll.
  • dlsb.


Lampu hazard ternyata bisa menjadi penyebab kecelakaan lalu-lintas. Idealnya, hazard light hanya dinyalakan ketika kendaraan diam|statik, tdk ketika kendaraan bergerak|dinamik, krn kedipan cahayanya menarik perhatian dan bisa menyilaukan pengemudi lain, dan bisa mengalihkan konsentrasi pengemudi lain.

Ttg penggunaan lampu hazard bisa dilihat dlm artikel [ silahkan klik taut berikut ] :
  • ATURAN MENGGUNAKAN LAMPU HAZARD



MENCEGAH KECELAKAAN LALU-LINTAS DALAM BERKENDARAAN

Jadi utk menghindari kecelakaan lalu-lintas, sebaiknya:
  • jangan paksakan mengemudikan kendaraan bila secara fisik dan atau psikis tdk nyaman.
  • jangan paksakan mengemudikan kendaraan bila kendaraan kurang beres.
  • hindari jalan yg rawan kecelakaan dan atau mengundang bahaya, kecuali anda sdh sangat mahir dlm prediksi dan penanganan resiko alias manajemen resiko.
  • jangan mengendarai kendaraan dlm cuaca yg tdk mendukung.


Pertama dr semua adalah bahwa anda harus berdo'a kpd Yang Maha Kuasa, mohon perlindungan dr segala bahaya. Bbg do'a perjalanan, dlm bbg agama | kepercayaan, bisa dilihat dlm artikel [ silahkan klik taut berikut ] :
  • IMPORTANT: FIRST OF ALL BEFORE TOURING FOR SAFETY RIDING - DO'A PERJALANAN


. . .
Kembali Ke Atas Go down
http://sti.thunder.or.id
Thunder Rider
Admin | WebMaster
Admin | WebMaster


Pembina Total Posan : 169
Reputasi : 22
Poin Brogader : 2715
Sejak : 21.06.10
Domisili : Parung. Bogor | BojongSari. Depok
Komunitas|Klub : KOSTER
Moto :
  • Thunder 125
Warna :
  • Silver
Tahun :
  • 2006
Hobi : 1001
Slogan : Bravo STI
Komentar : Bergabunglah-di-STI

PostSubyek: Re: LALULINTAS: Mencegah Kecelakaan BerSepedaMotor   2010-07-12, 17:57

MENCEGAH KECELAKAAN BERSEPEDAMOTOR [7]

(C) 2008—2010 — E1 KOSTER 0115 Thunder Rider


BAGIAN TUJUH
____________


PERATURAN YANG WAJIB DIPATUHI PENGENDARA KENDARAAN BERMOTOR

Pengemudi kendaraan bermotor pd waktu mengemudi kendaraan bermotor dijalan, wajib:
  • Mampu mengemudikan kendaraannya dgn wajar secara normal, tdk sembrono atau ugal-ugalan.
  • Mengutamakan keselamatan pejalan kaki, penunggang sepeda, dan pengendara kendaraan lainnya.
  • Memiliki SIM dan STNK, sbg tanda bukti lulus uji atau tanda bukti lain yg sah dlm hal ini dilakuakan pemeriksaan.
  • Mematuhi peraturan lalu-lintas dan ketentuan ttg kelas jalan, rambu-rambu dan marka jalan, alat pemberi isyarat lalu
  • lintas, waktu kerja dan waktu istirahat pengemudi, gerak lalu-lintas berhenti dan parkir, persyaratan tekhnis dan laik jalan kendaraan bermotor, peringatan dgn bunyi dan sinar, kelajuan minimum dan kelajuan maksimum, tata cara mengangkut penumpang, tata cara penggandengan dan penempelan dgn kendaraan lain.
  • mempergunakan helm bagi pengemudi dan penumpang kendaraan bermotor roda 2 (dua) atau kendaraan roda empat atau lbh yg tidak dilengkapi dgn rumah-rumah.
  • Mengenakan sabuk keselamatan (safety belt) bagi pengemudi dan penumpang kendaraan roda 4 (empat) atau lebih.


. . .
Kembali Ke Atas Go down
http://sti.thunder.or.id
Thunder Rider
Admin | WebMaster
Admin | WebMaster


Pembina Total Posan : 169
Reputasi : 22
Poin Brogader : 2715
Sejak : 21.06.10
Domisili : Parung. Bogor | BojongSari. Depok
Komunitas|Klub : KOSTER
Moto :
  • Thunder 125
Warna :
  • Silver
Tahun :
  • 2006
Hobi : 1001
Slogan : Bravo STI
Komentar : Bergabunglah-di-STI

PostSubyek: Re: LALULINTAS: Mencegah Kecelakaan BerSepedaMotor   2010-07-12, 18:11

MENCEGAH KECELAKAAN BERSEPEDAMOTOR [8]

(C) 2008—2010 — E1 KOSTER 0115 Thunder Rider


BAGIAN DELAPAN
______________


FAKTOR MANUSIA DALAM KECELAKAAN LALU-LINTAS, ANTARA RASIO DAN EMOSI

Jika kita melakukan evaluasi faktor penyebab kecelakaan lalu-lintas, maka alasan human error atau kesalahan manusia kembali menjadi faktor dominan, 90% lbh.

Pd faktor manusia terdapat 2 aspek penyangganya. Pertama adalah aspek intelektual atau kecerdasan, dan kedua adalah aspek personalitas atau kepribadian. Aspek Intelektual meliputi pengetahuan ttg rambu, marka, peraturan lalulintas dan ketrampilan mengendarai atau mengemudikan kendaraan bermotor.

Utk aspek pertama, terkait erat dgn kecerdasan intelektual atau intelligence quotient (IQ) seseorg. Aspek personalitas meliputi sikap mental berperilaku di jalan raya, kesadaran utk disiplin mematuhi peraturan dan komitmen terhadap keselamatan. Utk aspek kedua, erat dgn kecerdasan emosional atau emotional quotient (EQ) seseorg.

Tingginya angka kecelakaan lalu-lintas saat ini bisa terjadi krn pengguna kendaraan bermotor hanya mengedepankan kemampuan IQ dan mengesampingkan kemampuan EQ di jalan raya.

Robert Stenberg, seorg ahli dlm bidang succesful intelligence mengatakan bahwa bila IQ yg berkuasa, ini krn kita membiarkannya berbuat demikian. Dan jika kita membiarkannya berkuasa, maka kita tlh memilih penguasa yg buruk. Seorg pengendara yg mempunyai pengetahuan ttg rambu-rambu dan mengerti akan peraturan lalu-lintas tak menjamin bahwa dia tlh safety riding, bila tak ditunjang dgn disiplin utk mematuhi rambu dan peraturan tsb. Akibatnya adalah terjadi pelanggaran lalulintas yg merupakan cikal bakal dr kecelakaan lalulintas yg berdampak mengerikan.

Contoh, seorg pengendara paham betul bahwa dilarang keras menyerobot traffic light tetapi dipaksakan utk tetap melaju walaupun lampu menunjukkan warna merah. Pd saat ia memaksakan utk melaju tlh terjadi pelanggaran lalulintas dan akibat selanjutnya adalah sangat memungkinkan terjadi kecelakaan lalulintas. Utk menghindri terjadinya kecelakaan di jalan raya, kuncinya adalah memainkan peran seimbang antara kemampuan IQ dan EQ seseorg dlm berkendaraan.

Di jalan raya tingkat kedisiplinan pengguna kendaraan bermotor berkorelasi terbalik dgn tingkat kecelakaan lalulintas. Jika tingkat disiplin tinggi, maka angka kecelakaan lalulintas akan rendah, demikian pula sebaliknya. Utk menggugah sikap mental disiplin pengendara dapat diawali dgn membangun rasa tanggungjawab pengendara terhadap keselamatan diri sendiri dan org lain. Dan ini adalah satu hal yg ditanamkan dlm safety riding | driving [ mengemudi | berkendara dgb selamat ].

. . .

[ dirangkum dr bbg sumber ]
Kembali Ke Atas Go down
http://sti.thunder.or.id
Thunder Rider
Admin | WebMaster
Admin | WebMaster


Pembina Total Posan : 169
Reputasi : 22
Poin Brogader : 2715
Sejak : 21.06.10
Domisili : Parung. Bogor | BojongSari. Depok
Komunitas|Klub : KOSTER
Moto :
  • Thunder 125
Warna :
  • Silver
Tahun :
  • 2006
Hobi : 1001
Slogan : Bravo STI
Komentar : Bergabunglah-di-STI

PostSubyek: Re: LALULINTAS: Mencegah Kecelakaan BerSepedaMotor   2010-07-12, 18:14

MENCEGAH KECELAKAAN BERSEPEDAMOTOR [9]

(C) 2009—2010 — E1 KOSTER 0115 Thunder Rider


BAGIAN SEMBILAN
_______________


KEMAMPUAN FISIK, STAMINA PENGENDARA

Ada bbrp hal penting yg didapat dr kursus mengemudi secara aman. Misalnya, agar tetap berada dlm kondisi fit atau siap-siaga, seorg pengendara harus beristirahat stlh melajukan kendaraannya dgn kelajuan diatas 80 km/jam selama dua jam tanpa jeda.

Jika ia tak mau beristirahat dan terus melajukan kendaraannya diatas 80 km/jam, maka bisa dipastikan kondisi fisiknya akan menurun. Jika keadaannya baik-baik saja, maka pengendara itu bisa selamat sampai ke tujuan. Namun, jika tiba-tiba terjadi keadaan darurat, dapat dipastikan bahwa ia tak bisa bereaksi secara benar krn staminanya sudah menurun.

Pengendara yg berpengalaman pun, yg ikut serta dlm Lomba Ketahanan 24 Jam Le Mans, hanya diizinkan mengendarai kendaraannya selama empat jam tanpa jeda. Dan, secara keseluruhan, seorg pengendara hanya diperbolehkan mengemudikan kendaraan selama 14 jam. Setlh itu harus di"grounded".

The best effect adalah minum sekedarnya tiap 2 jam dan ambil istirahat sejenak beberapa menit tiap maksimum 4 jam, kalau perlu makan . . . krn waktu istirahat yg diperlukan utk pemulihan stamina sama akan lbh singkat drpd setelah 6, 8, 10, atau 12 jam.

Contoh: 4 jam jalan, 30 mnt rehat, 4 jam jalan, 30 mnt rehat, ternyata lbh effektiv drpd, 8 jam jalan, 1 jam rehat

Hasil tes medis dan psikologis membuktikan bahwa kemampuan rata2 org utk konsentrasi dan fokus secara terus-menerus adalah maksimum 4 jam, dan krn itu kerja kantor, seminar, rapat, dlsb, rehat minum tiap 2 jam dan rehat makan stlh 4 jam.

Kalau kondisi dan atau situasi tak memungkinkan utk rehat, sebaiknya jangan tunda lbh drpd 2 jam. Kalau tak percaya . . . silahkan buktikan sendiri . . . mana lbh efektiv . . .

Harap diketahui bahwa pola siklus 4 jam ini juga diterapkan dlm militer. Perlu dicatat bahwa . . . mesin kendaraan juga perlu istirahat sejenak . . . bukan cuma org . . . dan itu lbh baik drpd dihajar terus . . .



[ dirangkum dr bbg sumber ]
Kembali Ke Atas Go down
http://sti.thunder.or.id
Thunder Rider
Admin | WebMaster
Admin | WebMaster


Pembina Total Posan : 169
Reputasi : 22
Poin Brogader : 2715
Sejak : 21.06.10
Domisili : Parung. Bogor | BojongSari. Depok
Komunitas|Klub : KOSTER
Moto :
  • Thunder 125
Warna :
  • Silver
Tahun :
  • 2006
Hobi : 1001
Slogan : Bravo STI
Komentar : Bergabunglah-di-STI

PostSubyek: Re: LALULINTAS: Mencegah Kecelakaan BerSepedaMotor   2010-07-12, 18:18

MENCEGAH KECELAKAAN BERSEPEDAMOTOR [10]

(C) 2008—2010 — E1 KOSTER 0115 Thunder Rider


BAGIAN SEPULUH
______________


JARAK AMAN ANTAR KENDARAAN BERMOTOR

Jika kendaraan sedang bergerak dgn kelajuan 60 km/jam, maka jarak aman yg harus diambil setidaknya adalah 60 meter. Demikian juga jika dlm kelajuan 100 km/jam, jarak yg harus dijaga adalah 100 meter. Ini adalah jarak yg paling ideal utk menghindari tabrakan dgn pengendara yg ada di depan atau di belakang. Dalam konteks waktu, jarak aman antar kendaraan beririgan adalah sekitar 3 s/d 5 detik.

Namun demikian, melihat kualitas dan kemampuan pengereman, yg biasanya sekitar 10% antara kelajuan dan jarak pengereman seperti yg berlaku selama ini, minimal jarak antara kelajuan dgn jarak pengereman berbanding 10%. Jadi, jika kelajuan 80 km/jam, maka berarti jika jarak aman ideal adalah 80 m, maka jarak aman minimal adalah 8 meter.

Disinilah perlunya pengendara spdmotor atau pengemudi mobil itu menjaga kelajuan selama berkendaraan. Walau pun masing-masing kendaraan itu memiliki kapasitas mesin berbeda-beda, aturan lalulintas yg menekankan batas kelajuan maksimum berkendaraan di ruas jalan tertentu, hendaknya dapat dipatuhi oleh para pengendara.

Di jalan tol misalnya, batas kelajuan minimum yg diperkenankan adalah 60 km/jam, sedangkan kelajuan maksimum 80 km/jam utk tol dlm kota, dan 100 km/jam utk tol luar kota. Jadi, jagalah jarak aman kendaraan didepan kita, sesuai dgn kelajuan kendaraan yg sedang dikendarai. Antara 6 s/d 60 m utk 60 km/jam, 8 s/d 80 m utk 80 km/jam, dan 10 s/d 100 m utk 100 km/jam.

Hal itu, tentu berbeda dgn jarak tempuh non-tol dlm kota. dgn jumlah kendaraan bermotor, mobil dan spdmotor yg banyak, tentu kelajuan maksimum dianjurkan hanya berkisar 40 hingga 6O km/jam. Bahkan, sangat sulit utk mendapatkan jarak aman sebagamana dianjurkan diatas, yakni antara kelajuan dgn jarak aman berbeda, sama. Ini tentu sesuatu yg tak mungkin. Bahkan, kenyataan di lapangan, jarak antar kendaraan di depan dan di belakang hanya berkisar sekitar 2 s/d 3 meter. Lalu bagaimana mengatasi hal ini dan kecelakaan bisa dihindarkan?

Krn sulitnya menemukan jarak aman ideal saat berkendaraan didlm kota, jika memang kendaraan yg kita kendarai kelajuanya diatas batas jarak aman, misalnya kelajuan 80 km/jam dan jarak dgn kendaraan di depan kurang drpd 5 m, atau kendaraan kita lbh laju drpd yg berada di depan, maka sebaiknya kita membcrikan isyarat berupa lampu atau klakson kepada pengendara di depan kalau kita ingin mendahuluinya.

Silahkan lihat juga dlm forum ini, topik:
  • BERAPAKAH BATAS KECEPATAN YANG AMAN?

  • SPEED IS NOTHING, SAFETY IS EVERYTHING

  • BERKENDARA DENGAN BENAR

  • KESALAHAN YANG SERING DILAKUKAN BIKERS

  • LAMPU KUNING KOK GASS POLL

  • KONSEP DEFENSIFE DRIVING

  • KECELAKAAN SEPEDA-MOTOR NAIK 75%, WAPADALAH


dan topik lainnya dlm kategori
  • SAFETY RIDING


. . .

Semoga bermanfaat . . .

[ dirangkum dr bbg sumber ]


_________________________________________________

(C) 2008-2010 - E1 KOSTER 0115 Thunder Rider

HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.

______________________________
SALAM PENUNGGANG GURUH
penerjun - penyelam - penembak

SILVER HAWK THUNDER RIDER KOSTER 115
THUNDER 512KB

Bogor - Parung - BojongSari - Depok - Jakarta pp

083-KOSTER-115, 088-8872-8949, 0251-8611-593.

Kembali Ke Atas Go down
http://sti.thunder.or.id
Sponsored content




PostSubyek: Re: LALULINTAS: Mencegah Kecelakaan BerSepedaMotor   Today at 08:55

Kembali Ke Atas Go down
 
LALULINTAS: Mencegah Kecelakaan BerSepedaMotor
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» kecelakaan pabrik
» Tips Mengatasi Kejenuhan dengan Pasangan
» Asuransi Kecelakaan saat Hubungan Badan
» Apa yang Terjadi Saat Berhenti Merokok?
» Apa yang Terjadi Saat Seorang Sedang Koma?

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
STI: SUZUKI THUNDER INDONESIA :: FORUM STI :: TOPIK HANGAT DAN SOROTAN-
Navigasi: